1 March 2012

Mengenal Dan Belajar Teknologi Injeksi Pada Sepeda Motor

Sekarang ini dimana-mana memang sedang booming sekali sepeda motor dengan teknologi Fuel Injeksi lho, sebenarnya teknologi motor injeksi di Indonesia sudah di mulai dari beberapa tahun lalu koq tapi kenapa baru sekarang hangat di perbincangan di kalangan dunia maya dan dunia nyata? Maklumlah tradisi orang Indonesia memang terdahap pengenalan suatu barang dan teknologi harus di barengi dengan kalimat “katanya”. So inilah yang membuat teknologi Motor Injeksi di Indonesia jadi mandek dan gak begitu popular beberapa tahun lalu.

Lain dulu lain sekarang, saat ini perkembangan motor injeksi di Indonesia bisa terbilang pesat dan cepat, tren ini berlanjut di karenakan banyak pabrikan yang mengadopsi system “semprot duar” ini kedalam produk sepeda motor teranyar mereka. Mungkin banyak masyarakat kaum awam yang belum mengerti bahkan sama sekali buta dengan teknologi ini, wajar saja karena tren masyarakat Indonesia sendiri sudah terlanjur terbiasa dengan metode konvensional sepeda motor dengan system pengabutan Karburator. Tiap pabrikan mempunyai teknologi Injeksinya sendiri – sendiri,seperti Honda pada PGM FI, Yamaha YMJET-FI dan yang terbaru yakni Suzuki SuperFi diamana teknologi ini baru saja di rilis pada Skutik anyar mereka. Lantas bagaimana dengan Kawasaki dan lainya?? Kita tunggu saja, hehehhe..

http://seogoestohell.com/motor/wp-content/uploads/2012/05/feature_r15_8-300x221.jpg

Berikut ini adalah komponen listrik dan Elektronik wajib dalam sistem injeksi standar sepeda motor

  • Injektor
  • Fuel Pump/Pompa bahan bakar
  • Fuel Pressure Regulator
  • ECM – Engine Control Module; termasuk sebuah komputer digital dan circuitry untuk berkomunikasi dengan sensor dan control output.
  • Wiring Harness
  • Crank/Cam Position: Hall effect sensor
  • Airflow: Sensor MAF, dan Sensor MAP
  • Exhaust Gas Oxygen: Sensor oksigen, Sensor EGO, Sensor UEGO
sedikit konsep Sistem injeksi pada system kendaraan roda dua dan empat :

Sistem injeksi terdiri atas dari beberapa perangkat elektronik (EFI) utama seperti ECU (Electronic Control Unit) yang perannya di sini sebagai tukang monitor kinerja mesin melalui beberapa sensor yang di tanamkan pada system injeksi. Sensor-sensor tadi akan mengirimkan sinyal ke ECU, dan ECU secara otomatis akan mengkalkulasi jumlah debit bahan bakar yang kudu di Injeksikan/Semprotkan sekaligus mengontrol debit air dan udara yang masup ke ruang pembakaran, Injektor bahan bakar ini biasanya tertutup, dan terbuka untuk menginjeksikan bahan bakar ketika ada listrik yang mengalir di gulungan solenoid.. Jadi bisa dibilang, semprotan bahan bakar selalu tergantung dari beberapa factor seperti suhu mesin, kecepatan mesin, serta komposisi gas buang. Jadi kesimpulanya teknologi Injeksi ini memang lebih irit dan sangat ramah lingkungan..
Semoga berguna info tentang Fuel Injeksi sistem pada sepeda motor ini

No comments:

Post a Comment