22 August 2016

Rahasia Cara Mudah Memperbaiki Mixer Roti

Cara Mudah Memperbaiki Mixer Roti

Apakah anda mempuyai mixer dirumah yang sedang mengalami kerusakan? Apakah kerusakannya hanya kerusakan minor atau kerusakan yang sudah cukup parah sehingga anda tidak lagi bisa menggunakan mixer anda seperti biasa? Sebaiknya jangan dulu buru – buru membawanya ke tukang servis, karena kali ini Wiratech akan berbagi cara bagaimana memperbaiki mixer yang rusak. Pastinya dengan cara yang mudah, aman dan cepat.



 
Mixer adalah jenis mesin pengaduk adonan yang biasa digunakan untuk membuat roti dan kue. Prinsip kerja mixer sebenarnya sama saja dengan produk elektronik lainnya seperti kipas angin atau blender, yaitu mengubar energi listrik menjadi energi mekanis/gerak, arus listrik yang mengalir dari stopkontak ke kabel penghubung akan diteruskan ke sakelar pemilih kecepatan lalu lilitan motor penggerak. Mixer biasanya mengalami kerusakan karena cara pemakaian yang salah atau karena sudah lama dipakai atau memang karena kurang perawata. Lalu apa saja yang bisa anda lakukan untuk memperbaiki mixer yang rusak?

Mixer Roti Total
Ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkan mixer mengalami mati total. Diantaranya yaitu: kemungkinan kabel penghubung putus  atau motor penggerak putus atau terbakar, Untuk mengetahui kerusakannya maka harus dilakukan pengecekan berurut yaitu:

1.       Mengecek kabel penghubung listrik ke stopkontak, lihat apakah ada bagian kabel yang terputus atau tidak. Kemungkinan kabel putus karena digigit tikus atau karena terhimpit beban berat sehingga kabel menjadi hancur maka saat tertarik akan putus.

2.       Apabila kabel dalam keadaan baik maka pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan melihat komponen yang ada di dalam badan mixer, untuk dapat melihat isi yang ada di dalam mixer maka kita harus membuka semua skrup yang ada di luar badan menggunakan obeng plus. Kemudian setelah itu periksalah apakah ada kabel yang terputus atau tidak? selain putus mungkin saja ada kabel yang kurang kencang terpasang pada terminalnya

3.       Periksa motor penggerak, lihatlah apakah kondisi lilitan pada motor penggerak terlihat wajar atau terlihat hitam hangus seperti bekas terbakar dan tercium bau seperti terbakar. Jika ya, mungkin lilitan pada motor terputus karena panas yang melebihi kekuatan kawat lilitan, tapi untuk lebih yakin maka diperlukan pemeriksaan/pengukuran menggunakan AVO meter

4.       Untuk pengecekan lanjutan, lepaskanlah kabel yang menempel pada motor penggerak kemudian ukurlah kedua ujung lilitan motor penggerak menggunakan AVO meter dengan memindahkan posisi switch pada R X 1 kilo ohm, tempelkan kedua ujung dari probe AVO ke kedua ujung lilitan motor, bila jarum penunjuk pada AVO meter bergerak ke arah kanan dan diam pada skala 0-3 maka kemungkinan motor masih bagus, tapi bila jarum penunjuk pada AVO meter diam /tidak bergerak maka kemungkinan besar lilitan pada motor penggerak terputus maka dengan demikian harus harus dililit ulang atau diganti dengan motor yang baru.

No comments:

Post a Comment